Bahan Berbahaya! Simak Penjelasan Mengenai Bahaya Merkuri pada Wajah

Kulit putih dianggap sebagai representasi dari kecantikan. Itulah kenapa banyak wanita yang ingin memiliki kulit…

Kulit putih dianggap sebagai representasi dari kecantikan. Itulah kenapa banyak wanita yang ingin memiliki kulit putih hingga menggunakan produk-produk pemutih wajah. Sayangnya, tidak sedikit produk pemutih yang dibuat dengan bahan-bahan berbahaya seperti merkuri. Padahal bahaya merkuri pada wajah sangat nyata bahkan berpotensi merusak kulit.

Apa Itu Merkuri

Merkuri adalah bahan berbahaya. Namun meski sudah dilarang sejak tahun 2010, penggunaan merkuri pada produk kecantikan masih cukup marak dijumpai di Indonesia. Peredarannya sendiri biasa dilakukan secara ilegal dan sembunyi-sembunyi. Namun apa merkuri sebenarnya?

Merkuri adalah bahan kimia yang tergolong sebagai bahan berbahaya dan beracun (B3). Bahan kimia ini cukup sering digunakan pada pertambangan skala kecil dan ilegal. Tidak jarang, merkuri juga dijadikan sebagai bahan tambahan pada krim pencerah wajah.

Pemanfaatan merkuri sebagai bahan krim pencerah wajah tidak terlepas dari kemampuannya dalam menghambat melanin. Karena kemampuannya itu, merkuri mampu mencerahkan kulit dalam waktu yang sangat cepat. Padahal jika ditilik lebih dalam, merkuri adalah bahan kimia berbahaya yang menyimpan segudang bahaya.

Bahaya Merkuri pada Tubuh

Dalam jumlah kecil atau besar, bahaya merkuri pada wajah tidak bisa dipandang sebelah mata. Bahayanya begitu nyata bahkan tidak hanya berdampak pada pemakainya. Merkuri adalah bahan berbahaya yang jika sampai meracuni ibu hamil, janin yang sedang dikandung juga akan menerima dampaknya. Itulah kenapa penggunaan merkuri pada produk kecantikan sangat dilarang.

Di samping itu, masih banyak bahaya merkuri pada wajah yang perlu diwaspadai. Untuk lebih jelasnya, berikut bahayanya.

1. Menyebabkan iritasi pada kulit

Sama halnya dengan manfaat instan yang dijanjikan, bahaya merkuri pada wajah sebenarnya juga langsung dirasakan sejak pemakaian pertama. Saat dioleskan ke wajah, pencerah kulit berbahan merkuri akan menyebabkan iritasi. Kulit wajah terasa panas dan perih.

Merkuri adalah bahan kimia yang sangat keras. Jika sampai terkena kulit wajah yang terbilang sensitif, reaksi yang ditimbulkan bisa cukup serius, terlebih untuk pemakaian jangka panjang.

2. Kulit terlihat pucat

Krim pemutih wajah berbahan merkuri umumnya menjanjikan hasil yang sangat cepat. Hasil akhirnya bahkan mulai bisa dirasakan hanya dengan beberapa kali pemakaian. Hanya saja, kulit putih yang dijanjikan terlihat lebih pucat. Belum lagi bahaya merkuri pada wajah yang harus ditanggung nanti.

Di samping itu, krim pemutih wajah berbahan merkuri juga bisa menyebabkan masalah lain. Salah satunya adalah flek hitam. Jadi sebelum tergoda dengan iming-iming kulit putih, ingat kembali bahwa merkuri adalah zat kimia berbahaya yang justru lebih banyak risikonya.

3. Menyebabkan kanker kulit

Tujuan menggunakan produk kosmetik adalah untuk mempercantik diri. Meski demikian, bukan berarti kamu harus mengorbankan kesehatan untuk menebusnya. Merkuri adalah bahan berbahaya yang hanya memberikan euforia sementara. Pada pemakaian jangka panjang, merkuri justru bisa menyebabkan kanker kulit.

Kanker bukanlah penyakit remeh yang bisa dipandang sebelah mata. Jika sudah menyebar di dalam tubuh, kanker bisa mengancam nyawa. Bahaya merkuri pada wajah inilah yang membuatnya ditakuti dan dilarang peredarannya.

4. Merusak sistem pencernaan, saraf dan ginjal

Merkuri adalah ancaman nyata bagi kesehatan. Kerusakan yang ditimbulkan tidak hanya berdampak pada penampilan. Saat merkuri masuk ke dalam tubuh melalui pori-pori kulit, bukan hanya kulit wajah saja yang terkikis dan rusak. Sistem pencernaan, saraf dan ginjal juga bisa ikut terkena imbasnya.

5. Mengganggu pertumbuhan janin

Bahaya merkuri pada wajah tidak hanya terbatas pada penggunanya saja. Saat kosmetik berbahan merkuri digunakan oleh ibu hamil, janin yang dikandung juga ikut merasakan akibatnya.

Pada ibu hamil, penggunaan kosmetik berbahan merkuri dapat mengganggu pertumbuhan janin. Tumbuh kembangnya jadi terhambat. Tidak hanya mengganggu pertumbuhan selama berada dalam kandungan, perkembangan si kecil untuk mempelajari hal baru juga akan terganggu. Bahkan dalam situasi terburuk, merkuri dapat menyebabkan keguguran.

Tips Menjaga Diri dari Paparan Merkuri

Bahaya merkuri pada wajah tidak bisa diremehkan begitu saja. Meski demikian, ancaman merkuri sebenarnya ada di mana-mana. Produk kecantikan yang masih menggunakan merkuri juga tidak sedikit. Karena itu, kamu harus tahu bagaimana cara menjaga diri dari ancaman merkuri.

1. Selalu periksa label sebelum membeli produk kosmetik

Sebelum membeli produk kosmetik, perhatikan labelnya. Perhatikan komposisi di dalamnya. Jika ada kata-kata yang mengandung merkuri seperti mercuric, calomel atau mercurous chloride, pastikan untuk menghindarinya dan cari kosmetik yang lain.

2. Pilih produk yang terdaftar BPOM

Jika produk kosmetik yang hendak kamu beli belum terdaftar di BPOM, sebaiknya dihindari. Produk-produk seperti ini bisa dipastikan ilegal. Jaminan keamanannya juga tidak ada.

3. Hindari produk dengan label berbahasa asing yang tidak kamu pahami

Produk kosmetik yang masuk secara legal biasanya sudah menggunakan label berbahaya Indonesia atau minimal berbahaya Inggris. Jika tidak, bisa dipastikan produk tersebut masuk secara ilegal. Karena menggunakan bahasa asing yang tidak bisa dipahami, kamu juga tidak bisa memastikan kandungan di dalamnya.

Merkuri adalah bahan yang tidak seharusnya digunakan pada produk kosmetik. Bahayanya sangat nyata dan bisa menimbulkan masalah-masalah serius. Karena itu, jangan mudah tergoda dengan iklan. Daripada mengambil risiko yang terlalu tinggi, akan lebih baik jika kamu memilih produk kosmetik berbahan alami.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *